Lompat ke konten

Komunitas Maria Helena Arso, Workwana Papua

Pada tanggal 22-25 November 2014, Sr. Ines Setiono dan Sr. Augusta mengadakan Visitasi Provinsi di Komunitas Santo Yosef Papua, juga kunjungan ke Klinik Santa Lusia di Workwana Arso Kota. Bapak Uskup menginginkan agar SSpS bekerja di Workwana untuk melayani orang Papua asli, yang membutuhkan layanan kesehat an karena banyak orang yang datang berobat di klinik kecil ini. Setelah mendapatkan persetujuan dari Tim Pimpinan Kongregasi, maka pada bulan Juli 2015 Komunitas Maria Helena Workwana resmi dibuka.

Pada tanggal 4 Juli 2015, empat orang suster berangkat ke Papua, yakni Sr. Augusta, Sr. Floriana, Sr. M. Angela, dan Sr. Verena, yang disambut oleh para suster di Komunitas Santo Yosef. Pada tanggal 6 Juli 2015 pukul 14.00 WIT, umat di Workwana beserta kepala kampung dan Dewan Paroki mengadakan acara penerimaan Sr. Maria Angela dan Sr. Verena. Acara ini dihadiri oleh Bapak Uskup Leo Laba Ladjar, OFM, didampingi oleh Rm. Barnabas, Pr. selaku vikjen, Rm. Rony, SVD sebagai pastor paroki sekali gus Dekenat Keerom, beserta para rama SVD dan para suster Komunitas Santo Yosep Waena, Sr. Floriana dan Sr. Augusta, para frater, para tokoh umat, serta Bapak Kandes di Wilayah Keerom.

Para suster memilik relasi yang sangat baik dan kekeluargaan dengan bupati dan sekda setempat. Hidup di Papua selalu berdampingan dengan penyakit malaria. Para suster mendapat sumbangan dana dari Keuskupan untuk melaku kan renovasi biara, khususnya mengganti kasa nyamuk yang telah rusak dan menambah drum penampungan air hujan karena kehidupan di sana sangat bergantung pada air hujan.

Pada tahun 2019 situasi di lingkungan Workwana kurang nyaman bagi para suster, dan rumah tempat mereka tinggal juga sudah mulai rusak sehingga para suster pindah ke Arso pada 10 Mei 2019. Para suster membeli sebidang tanah yang kemudian menjadi rumah milik SSpS. Pemberkatan rumah pertama SSpS ini dilakukan oleh Mgr. Leo Laba Ladjar, OFM pada tanggal 12 Juli 2019. Kunci rumah diserahkan oleh Sr. Odilia Welerubun kepada Sr. Maria Angela, sebagai pemimpin komunitas.

Tanggal 9 September 2017 diadakan perayaan syukur atas kemandirian komunitas. Sebelum nya, komunitas ini merupakan komunitas cabang Santo Yosef Workwana. Perayaan ini sekaligus meresmikan nama pelindung komunitas yaitu “Komunitas Maria Helena Workwana”. Saat ini para suster berkarya di sekolah, asrama, dan di Klinik Santa Lusia Workwana-Arso Kota.

Sumber : Buku 100th SSpS Provinsi Jawa “Menari Bersama Sang Api”