Setia dalam Persatuan Roh, Siap Sedia bagi Misi
Pada tanggal 25 Juni 2026, para Suster Probanis Provinsi Kalimantan mengakhiri rangkaian kegiatan selama masa probasi. Perayaan Ekaristi dan seluruh rangkaian acara penutupan berlangsung dalam suasana penuh syukur, khidmat, dan sukacita. Perayaan ini menjadi ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan sepanjang perjalanan pembinaan sekaligus momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dalam menghayati panggilan hidup religius misioner.
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh RD. Bernadinus Penta Putra bersama RP. Marcellinus, SVD. Kehadiran kedua imam memberikan penguatan rohani bagi para Suster Probanis untuk terus melangkah dalam kesetiaan kepada Allah dan Gereja. Perayaan Ekaristi penutupan masa probasi ini juga dihadiri oleh umat Lingkungan St. Bernadheta, anggota PARK, serta para Suster, yang bersama-sama memberikan dukungan doa dan kebersamaan dalam semangat persaudaraan.
Penutupan Probasi ini mengusung tema “Setia dalam Persatuan Roh, Siap Sedia bagi Misi”. Tentu saja perayaan ini mengajak seluruh umat untuk semakin menyadari bahwa hidup bakti bertumbuh dari persatuan yang mendalam dengan Allah dan sesama. Persatuan yang dibangun dalam Roh Kudus yang menjadi sumber kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan dan menjadi dasar bagi semangat dan kesiapan melaksanakan perutusan misi.
Dalam perayaan ini, umat diajak untuk merenungkan bahwa kesetiaan bukan sekadar bertahan dalam panggilan, melainkan terus memperbarui komitmen untuk hidup dalam kasih, kerendahan hati, dan pelayanan. Roh Kudus mempersatukan setiap pribadi dalam komunio yang saling menguatkan sehingga mampu menjadi saksi kasih Allah di tengah dunia.
Suasana doa dalam perayaan liturgi yang khidmat dipadukan dengan kehangatan kebersamaan semakin mempertegas makna penutupan masa probasi sebagai awal dari langkah baru dalam perjalanan panggilan para Suster Probanis. Kehadiran umat Lingkungan St. Bernadheta, anggota PARK, dan para Suster menjadi tanda nyata bahwa panggilan hidup bakti selalu bertumbuh dalam dukungan komunitas yang beriman.
Penutupan masa probasi ini bukan sekadar penanda berakhirnya masa pembinaan intensif sebelum mengikrarkan kaul kekal, tetapi juga menjadi momentum penegasan perutusan misi. Dengan hati yang dipenuhi syukur, para Suster Probanis diutus untuk terus hidup setia dalam persatuan Roh Kudus dan siap sedia bagi misi, menghadirkan kasih Allah melalui pelayanan yang tulus, dalam semangat persaudaraan, dan memberikan kesaksian hidup yang membawa harapan bagi Gereja dan masyarakat.
Sr. Chatarina, SSpS
